Tanpa iTunes. Tanpa iCloud. Tanpa kabel.
Menyiapkan sesi…
Memindahkan foto dari iPhone ke komputer Windows biasanya berarti memasang iTunes, menunggu perangkat dipercaya, atau mengunggah dulu ke layanan awan. Di sini tidak ada satu pun langkah itu: iPhone dan laptop Windows berbicara langsung lewat browser masing-masing.
Aplikasi pesan biasanya mengompresi foto sebelum mengirim. File di sini dipindahkan byte per byte, jadi yang sampai di laptop persis sama dengan yang ada di galeri iPhone — termasuk ukuran, resolusi, dan data EXIF.
Sebagai pengirim, Safari di iPhone bekerja normal. Sebagai penerima, Chrome atau Edge di laptop lebih baik untuk file berukuran sangat besar karena bisa menulis langsung ke disk tanpa menampung seluruh file lebih dulu.
File tidak pernah diunggah ke penyimpanan kami. Kedua browser membuka koneksi langsung dan data mengalir di antaranya. Kami tidak menyimpan file, tidak menyimpan nama file, dan tidak membuat tautan permanen.
Ketika jaringan tidak mengizinkan koneksi langsung, data diteruskan lewat relay dalam bentuk terenkripsi dan tidak disimpan. Halaman transfer menampilkan jalur yang sedang dipakai: Koneksi langsung atau Relay terenkripsi.
Chrome, Edge, Firefox, Safari, dan Samsung Internet versi terbaru. Untuk menerima file berukuran sangat besar, Chrome atau Edge di laptop paling andal karena bisa menulis langsung ke disk tanpa menampung file di memori.
Tidak. Anda tidak perlu memasang iTunes di Windows dan tidak perlu mengunggah apa pun ke iCloud.
Bisa. File dikirim apa adanya, tanpa diubah atau dikompresi ulang, jadi HEIC tetap HEIC dan kualitasnya tidak berkurang.
AirDrop tetap khusus perangkat Apple. Cara ini menggantikan kebutuhannya: iPhone dan laptop Windows terhubung lewat browser, bukan lewat AirDrop.
Safari belum mendukung penulisan langsung ke disk seperti Chrome, jadi file disalurkan lewat mekanisme unduhan biasa. Pengiriman dari iPhone tetap berjalan normal.