Tanpa kabel USB. Tanpa driver. Tanpa instal aplikasi.
Menyiapkan sesi…
Menyalin file dari Android ke laptop biasanya berarti mencari kabel yang benar, mengubah mode USB dari “mengisi daya” menjadi “transfer file”, lalu menunggu Windows mengenali perangkat. Cara ini melewati semuanya: yang dibutuhkan hanya browser di kedua sisi.
Bluetooth mengirim beberapa ratus kilobyte per detik — video liburan berukuran satu gigabyte bisa memakan waktu berjam-jam. Koneksi di sini memakai jaringan yang sama dengan yang dipakai browser Anda, sehingga kecepatannya mengikuti kualitas jaringan, bukan batas radio Bluetooth.
Selama kedua halaman masih terbuka, transfer disambung ulang otomatis dan dilanjutkan dari bagian terakhir yang sudah tersimpan di disk. File berukuran besar tidak perlu diulang dari awal hanya karena sinyal sempat hilang beberapa detik.
File tidak pernah diunggah ke penyimpanan kami. Kedua browser membuka koneksi langsung dan data mengalir di antaranya. Kami tidak menyimpan file, tidak menyimpan nama file, dan tidak membuat tautan permanen.
Ketika jaringan tidak mengizinkan koneksi langsung, data diteruskan lewat relay dalam bentuk terenkripsi dan tidak disimpan. Halaman transfer menampilkan jalur yang sedang dipakai: Koneksi langsung atau Relay terenkripsi.
Chrome, Edge, Firefox, Safari, dan Samsung Internet versi terbaru. Untuk menerima file berukuran sangat besar, Chrome atau Edge di laptop paling andal karena bisa menulis langsung ke disk tanpa menampung file di memori.
Tidak. Transfer berjalan lewat jaringan, jadi Anda tidak perlu kabel data, driver MTP, maupun pengaturan USB debugging.
Mode USB di Android sering default ke pengisian daya saja, dan sebagian kabel murah memang hanya punya jalur daya. Lewat browser, masalah itu tidak muncul sama sekali.
Tetap bisa. Kedua perangkat cukup terhubung ke internet; keduanya tidak harus berada di jaringan yang sama.
Beberapa file sekaligus. Pilih semuanya di HP, lalu di laptop cukup satu kali menentukan folder tujuan.